FF/My Namdongsaeng is my first Love/Straight/1 from 2 SHOOT

Posted: 14 Oktober 2010 by Fifi Fanfan in Fanfiction
Tag:, , , , ,

Annyeong…. Aku nyoba buat FF oneshoot nih…eh malah ujung”nya jadi 2SHOOT😀 padahal FF chap aja belum aku selesaiin. Hehehh.. mian yah… abisnya lagi mudeng mah FF chap ! *digetok reader*.Nah..aku terinspirasi FF ini dari diri aku sendiri .Idenya aku dapat setelah ngerasain sendiri SUKA sama ANAK SD ! hohhhhoh… eits… jangan langsung ngatain saya FEDOFIL dong!!! Saya kan gak ngapa-ngapain tuh anak SD, saya Cuma suka! Salahkah diriku??? Hiks…. *nangis Bombay*.Entah ini perasaan suka,cinta,atau kagum … atau bahkan karena saya ingin punya adik!!! Heheheh… wong saya tidak punya adik kok ! Ini pertama kalinya saya suka sama anak SD itupun karena anak SDnya mirip banget sama jeje *ketahuan deh.*…. Tapi rambutnya mirip yoochun di zaman HUG ! terus kulitnya putih,bersih, plus bening dah… jauh beda sama kulit saya😀 ! Oh yah… saya bingung mau pake nama siapa buat cast ceweknya makanya saya beri label “YOU” aja .so,,, anggap saja itu Kamu dan jeje gitu heheh… nganggep Saya sama jeje juga boleh kok!!! Hahahah *dibantai bini.y jeje yang lain*.Dari pada kebanyakan ngebacot… langsung aja deh cekidottttttttt……!!!
Title : My Namdongsaeng is My First Love.
Cast : Kim jaejoong , And you (Plus other cast yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu)
Rating : PG 13 keatas.
Genre : Comedy , Romance
Author : Picture Of You a.k.a Jeje’s wife a.k.a Fiifhy

|You POV|
Argh…. Sial sekali hari ini!! Baru hari pertama masuk sekolah setelah libur musim panas aku sudah mendapat hukuman karena terlambat datang diacara penyambutan murid baru.Apa pentingnya sih tuh murid baru disambut ??? mending juga kalau Ricardo kaka yang datang….! Aku mengumpat dan meruntuki nasibku hari ini sambil menyeret-nyeret tong sampah ke TPA(TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR) yang letaknya tidak tanggung-tanggung alias jauh sangat !!! selain karena ukurannya yang besar ,volumenya yang berat ditambah lagi suasana hatiku yang lagi tidak baik membuat aku menyeret tong sampah itu dengan ogah-ogahan.
Oh yah… sebelumnya sekedar informasi kalau aku adalah murid tahun terakhir di “Dong bang shin ki” Senior high shool . Dan dari hasil wawancara yang kulakukan kepada seluruh siswa sekolah ini maupun guru-guru + OB-nya mengenai orang seperti apakah aku(?!). Aku memperoleh hasil bahwa menurut mereka Aku adalah seorang gadis yang cuek,sedikit nakal,dan agak usil serta paling suka bikin onar sehingga selalu merepotkan para guru.Sama sekali tidak Feminim,sama sekali tidak berprestasi,dan sama sekali tidak anggun ! itulah aku menurut mereka. Sedangkan menurut aku sendiri ? Aku yah aku… bukan kamu ataupun dia… jadi inilah aku apa adanya .Semua yang kulakukan murni sifatku dan tidak pernah dibuat-buat.
Kembali kebumi (Lah?) .Sambil menyeret-nyeret tong sampah , Aku menyenandungkan lagu “Ibu tiri” .Dan mengganti liriknya menjadi : ”Guru tiri… hanya cinta kepada murid barunya saja! Tapi dengan murid lama dia caci dan dia maki…” .Sambil asyik bersenandung ria aku berseru pelan : “Akh… akhirnya TPA didepan mata juga.” Aku merasa seperti seorang pemain bola yang hampir jadi juara champion dengan diiringi lagu “YOU’RE THE CHAMPION” ditambah suara petasan diatas sana.Aku terharu dan ingin rasanya sujud syukur.Namun semuanya buyar ketika seember air mengguyur kepalaku.Aku menengadahkan tanganku untuk mengetes hujan atau tidak.Namun ternyata tidak… dan fakta itu membuat emosiku naik seketika.SIAPA YANG BERANI-BERANINYA MENYIRAM RATU ELISABETH PENGUASA DARI INGGRIS INI , HAH ????!!!!! Geramku dalam hati.Aku melihat keatas dan mendapati seorang anak SD yang terkejut sekaligus menahan tawa diatas sana.Aku menatapnya dengan tatapan seribu pisau alias menusuk ! Oh, yah sekedar informasi kalau TPA ini tepat dibelakang salah satu kelas SD dong bang shin ki, karena sekolah ku satu yayasan dengan SD dan SMP dimana terdiri atas 3 Gedung yaitu Gedung SD,Gedung SMP,dan Gedung SMA.Nah…Kembali ke anak SD yang diatas sana.Awalnya dia menampakkan wajah polos tanpa dosanya membuatku berpikir untuk memaafkannya saja,Toh aku juga malas mengurusi anak kecil.Namun sedetik kemudian dia tertawa terbahak-bahak sambil menunjuk-nunjuk diriku yang basah total membuat rambut sunsilkku jadi lepek(?) . Aku yakin sekali kalau diriku saat ini tidaklah pantas untuk dilihat.Kharismaku tiba-tiba redup dengan penampilan yang seperti ini.Kemudian aku menarik ucapanku sendiri yang ingin memaafkan anak tuyul itu.Karena aku kesal setengah hidup(?) sekarang .
“Ya !!! kau …. Berhenti tertawa dan minta maaf!”
Bentakku sekeras mungkin.Namun bukannya takut dan segera minta maaf,dia malah menjulurkan lidahnya kepadaku.Benar-benar merendahkanku.Tanpa pikir panjang aku membuang tong sampah itu secepat kilat lalu berlari ke atas gedung SD menuju ke kelas anak tuyul itu.Mungkin orang yang melihat kejadian tadi akan berpikir kalau aku kekanak-kanakan.Namun tidak buatku yang merasa harga diriku terinjak-injak oleh seorang anak SD ! Hanya dengan waktu 5 menit aku sudah berada didepan kelas yang tepat dibelakangnya adalah TPA. Karena dulu aku juga bersekolah di SD ini dan syukurnya letak maupun arsitekturnya tidak berubah alias masih sama dengan jaman aku SD dulu.Sehingga hal Itu dapat memudahkanku untuk menemukannya. Saat aku tiba didepan pintu kelas anak tuyul tersebut, aku menimang-nimang ingin masuk atau tidak karena takutnya nanti ada guru yang sedang mengajar didalam.Dan membayangkan aku ada diantara anak SD membuatku sedikit merinding.Aku hendak berbalik dan meninggalkan gedung ini namun kudengar suara seorang anak tertawa terbahak-bahak .
“Hahhhaah…. Chunnie , kau lihat tidak ekspresi ahjumma tadi.Dia sangat lucu!”
Aku menghentikan langkah kakiku, berbalik dan tanpa basa-basi membuka pintu dengan kasar,membuat seluruh bocah-bocah di dalam kelas itu terdiam dan menoleh kearahku.Awalnya aku grogi melihat semua tatapan aneh dari bocah-bocah ini.Tapi kemarahan menguasaiku sehingga aku tidak mengubris tatapan mereka.Aku memusatkan perhatianku pada seorang bocah berambut cepak dengan muka polos nan imut tapi sikapnya berbanding 180 derajat dengan wajahnya.Aku yakin sekali itu… karena dialah sang pelaku penyiraman tadi.
“Ya kau !!!!!!!!!!!!! Apa kau tidak mau minta maaf karena telah bersikap buruk padaku ?”
Aku berkata dingin sambil terus menatapnya.Kulihat bocah yang dia panggil chunnie disebelahnya tampak pucat.Namun bocah tersangka itu malah balik menatapku dengan pandangan meremehkan.
“Memangnya kenapa aku harus meminta maaf padamu ?”
Dia berkata lantang dan menatapku garang.Aku mengerutkan dahiku.
“Cih dasar bocah…. ! Kau telah menyiramku sehingga aku basah kuyup seperti ini, dan kau masih tidak mau minta maaf ?”
Selain itu kau memanggilku dengan sebutan AHJUMMA,Ini jelas penghinaan.lanjutku dalam hati.kini aku berkacak pinggang.Kulihat bocah yang bernama chunnie menarik-narik lengan baju bocah tuyul itu.Mungkin bermaksud menyuruhnya meminta maaf saja.
“Apa itu masalah buatmu,Ahjumma ?”
Dia berkata lagi-lagi merendahkanku.lalu dia melipat kedua tangan didepan dadanya.
Eh…Apa dia bilang? AHJUMMA Lagi????! Huwa~…. Anak ini benar-benar tuyul kecil .
“Jelas itu masalah buatku,karena selain aku tidak bisa belajar dengan tenang karena bajuku basah.Aku juga akan masuk angin karena kau.DAN LAGI JANGAN MEMANGGILKU AHJUMMA!!!Aku ini masih murid SMA tau!”
Aku benar-benar naik darah sekarang.Anak ini telah melukai harga diriku sebagai siswi berkharisma di SMA Dong bang.
“Aku merasa tidak punya masalah denganmu. Lagipula kenapa aku tidak boleh memanggilmu AHJUMMA?!”
Dia berkata santai lalu menekankan suaranya pada kata”AHJUMMA”.
“Aish…. Kau benar-benar…….!”
Aku kehilangan kata-kata saking kesalnya.
“Apa ? Kau bahkan tidak bisa membalasku”
Dia tersenyum mengejek.Aku hampir saja menendang bocah tuyul ini namun seorang bocah yang kuyakini adalah ketua kelasnya karena terlihat berwibawa angkat bicara.
“ya… junsua~…Minta maaf sajalah ! Nanti kalau hyung ini melaporkan kau pada kepala sekolah kan kelas kita juga yang akan tercemar”
Nah… sekarang aku tahu nama si bocah tuyul ini.Aku mangut-mangut membenarkan perkataannya.Tapi… tunggu …. tunggu…. Apa dia bilang tadi ? “HYUNG”?? Mwo ? Memangnya dia pikir aku ini seorang namja? Aku ini jeoya tahu!
“Shiro….! Aku tidak mau minta maaf padanya.Lagi pula yunhoa~.. memangnya apa pedulimu?!”
Si bocah tuyul itu berkata dingin pada si bocah”H-Y-U-N-G”.
“Aku peduli karena aku ketua kelas disini.Dan jika kau berlaku buruk pada hyung itu maka kami juga akan kena imbasnya.”
Si ketua kelas yang kuketahui bernama Yunho membentak junsu si bocah tuyul.
“Jangan sok jadi ketua-kelas-yang-bertanggung-jawab!Dan jangan urusi urusanku dengan Ahjumma galak itu.”
Junsu lagi-lagi mengeluarkan tatapan meremehkannya.
“Jangan menatapku seperti itu!”
Yunho berkata galak dan menatap junsu tajam.Hey..hey… aku jadi bingung kenapa malah mereka yang bertengkar ? Mana mereka menyebutku dengan “Hyung” dan “Ahjumma” lagi.Bocah-bocah ini membuatku pusing.Aku kini tidak berniat lagi untuk punya adik.Bocah-bocah ini menghapuskan impianku untuk punya seorang adik laki-laki.
“YA!!!!!!!!!!! KALIAN BERDUA HENTIKAN! Aku bukan seorang namja jadi jangan memanggilku HYUNG.Dan lagi jangan memanggilku AHJUMMA karena aku ini tidak pernah dan tidak akan pernah menikah dengan Ahjussimu.”
Aku berteriak frustasi membuat mereka beralih menatapku.
“Jangan ganggu kami !”
Mereka berkata serempak.Lalu kembali saling menatap dengan tatapan membunuh.Kompak juga bocah-bocah ini.Aku rasanya ingin menghilang dari sini secepatnya namun kuurungkan karena aku belum mendapat permintaan maaf dari bocah tuyul itu.Aku melirik kearah seisi kelas, kulihat semua bocah didalam kelas ini sibuk menonton perdebatan antara si ketua kelas dan si bocah tuyul.Eh…. eh… ternyata tidak semua bocah di kelas ini tertarik dengan pertengkaran yang terjadi beberapa menit yang lalu.Seorang bocah yang berparas cantik seolah-olah tidak peduli dengan apa yang terjadi dihadapannya.Dia hanya memandang keluar jendela dengan headphone ditelinganya.Wajahnya terlihat damai sekali, sangat kontras dengan suasana dikelas ini.Perawakannya tinggi namun agak mungil , wajahnya terlalu cantik untuk ukuran seorang namja.Saat dia memejamkan matanya membuat jantungku kini bersikap tidak normal.Woah~ apa yang terjadi padaku ?! Lama memperhatikannya membuatku sulit untuk bernafas,pipiku terasa panas saat kurasakan auranya.Aura kedamaian dan ketenangan luar biasa.Aku bisa mati kehabisan nafas kalau aku tidak segera membuang muka dan berbalik pergi meninggalkan kerumunan itu.
Dan kini,aku bernafas lega saat kakiku sudah mencapai taman.Aku mencengkram kaosku yang basah kuyup,berharap bisa menghentikan debaran jantungku yang memompa lebih cepat dari biasanya.Aku menghembuskan nafas pelan saat debaran jantungku mulai normal kembali.Aku tidak memiliki selera lagi untuk mengurusi bocah tuyul itu maupun si ketua kelas itu.Aku juga sudah tidak memiliki selera untuk belajar dikelas karena bajuku yang masih basah kuyup.Makanya kuputuskan untuk berdiam diri disini,setidaknya disini aman karena disini jarang ada guru yang lewat dan sekarang masih jam pelajaran jadi tidak akan ada siswa yang berkeliaran.Sekolahku memang sangat ketat dalam mengurus siswanya makanya jarang siswa yang berani membolos atau berbuat onar kecuali aku mungkin😀 .Aku memang bukan tipe orang yang bisa taat pada aturan yang bertolak-belakang dengan sikapku.Aku tipe orang yang cenderung bebas dalam hal berekspresi setidaknya berekspresi dalam hal positif.
Aku berbaring dirumput, memandang birunya langit dimusim semi.Berjemur dibawah matahari pagi membuatku sedikit nyaman dan setidaknya hal ini dapat membantu mengeringkan seragamku.Kucoba memejamkan mataku menikmati semilir angin yang menerpa wajahku.Rasanya nyaman dan damai.Kupejamkan mataku dan meletakkan tangan kananku didahi,berusaha melindungi wajahku dari sengatan matahari yang tidak begitu panas namun cukup membuat mata silau karenanya.Entah mengapa saat semuanya gelap,system sarafku malah memunculkan wajah bocah cantik tadi.Semua lekak-lekuk wajahnya terzoom jelas oleh kamera di otakku dan menampilkannya dilayar hitam dihadapanku.Aku menikmatinya dan tanpa sadar aku tersenyum.Tiba-tiba aku mencium aroma parfum maskulin milik seseorang.Dengan refleks aku membuka mataku dan mendapati sebuah wajah memandangku.Wajah yang beberapa detik lalu bersemayam dalam benakku.

Mianhe yah,,, sebenarnya ini FF ONESHOOT cuman karena panjang makanya saya jadiin 2SHOOT . lagi pula masih belum selesai hehehehh… cuman ngotot ajah mau ngepost sekaang hihihihi😛 .
Leave comment yah ^^.

Komentar
  1. OneWiwin mengatakan:

    Dsar tuh junsu mmang. . . Mw dipalappassi!!! Btul” di korea sd.y canggih bgt yah! Tp fi, saia jg skolah di sma dong bang, saia satu kelas ma nak2 shinee, masa qm nggak tau, pdhal kami djuluki f6(lawan brat.y f4) hehehe

  2. ayy mengatakan:

    hmmmmmmmmmmmm -__________________-“

  3. riinfithe mengatakan:

    ndag bsa Lebihhh pnjangggg Lgiiiii….ckckkckkkc
    hehehehhhhehe

  4. Picture of you mengatakan:

    kalian semua POST JUGA DONK !!!!!!!!!!!!!!!!! *angry*😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s